Minggu, 31 Januari 2016

SILSILAH MUTIAN REJOWINANGUN KEMIRI PURWOREJO




Gambar 1. Pemandangan Desa Rejowinangun

Dusun mutian adalah salah satu dusun yang ada di desa Rejowinangun, kecamatan Kemiri, kabupaten purworejo,propinsi jawa tengah. Terletak di bagian barat desa rejowinangun. Yang luas tanahnya sekitar 20.000 m2, yang dihuni oleh kurang lebih 35 KK dan 160 jiwa. Rejowinangun adalah desa yang terdiri dari 5 rukun warga (RW),yaitu RW 01 sampai dengan RW 05. Desa Rejowinangun mempunyai beberapa dusun –dusun yaitu: Dusun Tumenggungan, Dusun Mutian, Dusun Dukuh Lor, Dusun Jetis, Dusun Kaligujih Kulon, Dusun Kaligujih Tengah, Dusun Kaligujih Wetan dan Dusun Sempu. Desa Rejowinangun saat ini dihuni lebih dari 1.500 jiwa  .
Dusun mutian terdapat masjid “AL-IKHLAS” yang didirikan pada tahun 1978 M, yang dahulu dipimpin oleh Kiyai shobihan dan sekarang dipimpin oleh anaknya yaitu Kiyai Mukhlas.
Dusun mutian terdapat pemakaman umum yang terdapat tidak jauh dari masjid Al-ikhlas yaitu sekitar 200 m disebelah barat daya. Pemakaman tersebut sudah sejak lama tidak dipakai lagi karena kapasitas nya sudah penuh dan posisinya berada di tengah-tengah hunian warga. Sehingga pemakaman umum dialihkan ke daerah hutan yang jauh dari pemukiman warga  dusun mutian yaitu disebelah utara dusun dukuh lord an sebelah timur dusun ngemplak.
Semua warga dusun mutian masih mempunyai hubungan saudara antara yang satu dengan yang lain atau masih satu garis keturunan.
Sesepuh warga dusun mutian antara lain: Kasbullah, Khasan Adipuro, Hasyim, Abdullah Umar, Abdullah Iman, Musi, Judi, sholihin, Jalal.
 Sesepuh dusun tumenggungan antara lain: Tumenggung Singo Gati, Tumenggung Singo Kerti, Joyo sukarto,Tirto Dimejo,Karso, Iswandi, siti khalimah, Mangun Dimejo, Sayuti, Khoirudin .
Konon ceritanya Dusun Mutian diambil dari kata “putih” yang berarti bersih. Warga dusun mutian dahulu mempunyai jiwa pejuang yang tinggi dan didasari akhlak yang mulia serta mempunyai ajaran islam yang kuat karena dahulu banyak yang mondok di pesantren-pesantren, seperti di pesantren Al-Iman Bulus ,Gebang ,Purworejo.
Berkaitan dengan jiwa pejuang yang tinggi maka ada salah satu dari orang dusun mutian yang ikut berjuang melawan penjajahan  Belanda hingga dikirim ke Mataram (Jogjakarta). Karena itu maka dari pihak mataram memberi hadiah kepada orang tersebut (belum jelas namanya) berupa tanah mutian.
Warga dusun mutian orang tuanya kalau siang bekerja di sawah atau di kebun bahkan dihutan anak-anaknya sekolah, dan  apabila malam yaitu belajar membaca Alqur’an (mengaji) baik orang tua maupun anak-anaknya.
Dahulu belajar mengaji diterangi dengan lampu teplok atau lampu petromak. Sejak tahun 1994 listrik PLN masuk ke dusun mutian atau Desa Rejowinagun umumnya. Belajar mengaji dibimbing oleh guru-guru yang ikhlas tidak minta imbalan apapun dari muridnya kecuali hanya minta keridhoan dari Alloh SWT. Mudah-mudahan amal baik guru-guru kita mendapatkan pahala yang besar dari Alloh SWT, dan ditempatkan di surganya Alloh SWT,,,,,aamiin.
Ada satu hal yang luar biasa ketika ada Peringatan Hari Besar  Islam seperti Idul Fitri maupun Idul Adha sejak seminggu sebelum hari “H” sudah ditetepkan oleh seorang imam masjid yaitu Kiyai Mukhlas. Walaupun pihak pemerintah belum mengumumkan hal tersebut  keputusan dari imam sudah tidak akan berubah walaupun tidak sama. Tetapi keputusan yang ditetepkan dari imam masjid selalu sama . Dan keputusan tersebut dipakai  oleh warga Rejowinangun pada umumnya . sehingga biasanya idul fitri dan idul adha selalu bareng se- Rejowinangun.
Desa Rejowinangun  Yang terletak berbatasan langsung  dengan desa-desa lain di kecamatan kemiri antara lain:
  Disebelah selatan berbatasan dengan desa kroyolor
  Disebelah barat berbatasan dengan desa samping
  Disebelah utara berbatasan dengan desa wanurojo
  Disebelah timur berbatasan dengan desa kalimeneng kulon

Gambar 2. Peta Kabupaten Purworejo

Gambar 3. Peta Kecamatan Kemiri

Kecamatan kemiri terdiri dari 40 desa yaitu : Bedono Kluwung · Bedono Pageron · Dilem · Gedong · Gesikan · Girijoyo · Girimulyo · Gunungteges · Jatiwangsan · Kaliglagah · Kalimeneng · Kaliurip · Kapiteran · Karangduwur (Bedono) ·Karangluas · Kedung Pomahan Kulon·KedungPomahanWetan · Kedunglo · KemiriKidul · KemiriLor · Kerep · KroyoKulon · Kroyolor · Loning · Paitan · Purbayan · Rebug · Rejosari ·Rejowinangun · Rowobayem · Samping · Sidodadi · Sokogelap · Sutoragan · Turus · Waled · Wanurojo · Winong · Wonosari ,  Wonosuko
Dahulu Orang Rejowinangun mayoritas pekerjaannya adalah sebagai petani dan peternakan. Bertani pun semula hanya bercocok tanam padi, jagung, kedelai. Tetapi sekarang lain yaitu mengelola pembibitan ,mulai dari bibit untuk hasil batang pohon sampai bibit buah bahkan ada juga bibit bunga-bungaan.misalnya seperti bibit  albasia/ sengon, bibit mahoni, bibit jati, bibit cengkeh, bibit buah manggis,durian dan bibit bunga palm, pohon beringin dan lain-lain. Pembibitan ini dimulai sejak tahun 1990-an oleh orang mutian (salah satunya) karena ada program reboisasi dari pihak pemerintahan dalam hal ini adalah tingkat kecamatan.
Kenapa masyarakat Rejowinangun memilih pembibitan karena penghasilannya jauh lebih tinggi disbanding hanya bercocok tanam padi. Pembibitan biasanya dimulai musim kemarau dan sudah diperkirakan sekitar 3 bulan lagi akan hujan. Sebab umur bibit albasia misalnya dari mulai tanam isi sampai umur 3 bulan tingginya sudah mencapai kurang lebih 80 cm – 100 cm dan siap untuk ditanam. Apabila terlalu tinggi maupun terlalu pendek biasanya bibit akan mudah mati ketika ditanam.
Hingga sekarang masyarakat Desa Rejowinangun menekuni pembibitan. Yang penjualannya sudah banyak keberbagai kota besar di Indonesia. Seperti Semarang,Wonosobo, Magelang, Jogjakarta,Banjar Negara, Ciamis ,Purwokerto, Bogor, Banten dan lain sebagainya. Setiap tahunnya penjualan bibit hingga mencapai jutaan tanaman bibit.
Dari situlah masyarakat Desa Rejowinangun makin maju,dan berkembang. Khususnya dusun Mutian saat ini rumahnya bagus-bagus, kendaraannya motor, mobil dan Alhamdulillah sudah banyak yang berangkat haji. Itu bertanda bahwa islam di warga dusun mutian sudah melekat dan kuat  tidak tergerus oleh jaman.
Mungkin itu artikel saya , masih banyak kekurangan didalamnya dan apabila ada kesalahan mohon dimaafkan . Terima kasih.
Wassalam.



SILSILAH MUTIAN REJOWINANGUN KEMIRI PURWOREJO JAWA TENGAH